FI

Authors

  • Brillian Gilbert Ayhuan Institut Seni Budaya Indonesia Tanah papua Author
  • Darlane Litaay Institut Seni Budaya Indonesia Tanah papua Author
  • Muhammad Ilham Murda Institut Seni Budaya Indonesia Tanah papua Author

Keywords:

Bajo, FI, Skouw, Tari Kontemporer, Budaya Papua

Abstract

Latar belakang penelitian ini berangkat dari keberadaan tradisi Bajo, yaitu kebiasaan melepas lelah masyarakat Skouw di Kota Jayapura setelah melakukan aktivitas berburu. Tradisi tersebut menggunakan lumpur sebagai medium utama dan mengandung nilai-nilai simbolik tentang relasi manusia dengan alam serta kesetaraan antarmanusia. Penelitian-penciptaan ini bertujuan untuk mentransformasikan tradisi Bajo ke dalam karya tari kontemporer berjudul Fi dengan tetap mempertahankan nilai filosofis dan kearifan lokalnya, sekaligus mengisi celah kajian penciptaan tari berbasis praktik budaya non-ritual masyarakat adat Papua. Metode yang digunakan adalah penelitian berbasis praktik (practice-based research) melalui tahapan eksplorasi, improvisasi, dan pembentukan koreografi. Hasil penciptaan menunjukkan bahwa tradisi Bajo dapat diolah menjadi karya tari kontemporer dengan mode penyajian simbolik, menggunakan lumpur (Fi) dan tas tradisional bae sebagai elemen utama koreografi. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa karya tari Fi berkontribusi pada pengembangan wacana tari kontemporer berbasis tradisi lokal serta menjadi medium pelestarian budaya masyarakat Skouw di Papua.

References

Ansaka, K. (2011). Dari Kampung ke Kampung: Perjalanan Jurnalistik Suara Perempuan Papua. Jayapura.

Bandem, I. M. (2001). Etnologi Tari. Yogyakarta: Kanisius.

Hadi, S. Y. (2018). Sosiologi Tari. Yogyakarta: Cipta Media.

Hawkins, A. (1991). Creating Through Dance. New Jersey: Princeton Book Company.

Martin, J. (2015). Dance and the Cultural Politics of Identity. Dance Research Journal, 47(2), 23–38.

Ratna, N. K. (2010). Metodologi Penelitian: Kajian Budaya dan Ilmu Sosial Humaniora. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rochayati, R., Elvandari, E., & Hera, T. (2016). Menuju Kelas Koreografi. Jakarta: LPKJ.

Smith, J. (1985). Dance Composition: A Practical Guide for Teachers. London: A & C Black.

Soedarsono, R. M. (1980). Seni Pertunjukan di Era Globalisasi. Yogyakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Thomas, H. (2003). The Body, Dance and Cultural Theory. New York: Palgrave Macmillan.

Taim, M. A., Amat, A., & Mohd Tamring, B. A. (2025). Integration of civilization elements in dance choreography. Imaji: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni, 23(1), 45–58.

Novalinda. (2025). Proses kreatif penciptaan karya tari kontemporer meniti jejak tubuh. Melayu Arts and Performance Journal, 6(1), 12–25.

Downloads

Published

2026-02-23

Issue

Section

Artikel